15 tahun yang lalu pasca keluar dari bangku pendidikan tinggi, saya pastikan masing-masing kita, bahkan saya sudah menjadi versi yang berbeda. rata-rata dari kita sudah berada di level yang berbeda-beda baik dalam hal status, lungkungan,tanggung jawab,ekonomi hingga “jabatan” dan lain sebagainya.
Waktu belasan tahun itu akan menjadi parameter utama kita dalam menjadi SDM yang lebih baik atau malah sebaliknya. bukan membandingkan dengan orang lain melainkan mengalahkan diri kita sendiri dari hari yang kemarin.
Teman-teman mungkin kita memang tidak berada di generasi yang sama, tapi saya selalu percaya bahwa pengalaman akan selalu ada “Nilainya” tersendiri, bahkan bagi lintas generasi.
Dulu…. tahun 2008-2011 memang sudah cukup lama, entah kenapa baru saat ini baru saya mencoba ngumpulin potongan-potongan “pazzel watu” yang berserakan, menjadi lebih berbentuk, lebih bernilai dan lebih bermanfaat InsyAllah.
Pengalaman kerja saya pada masa kuliah diam-diam menjual jajanan piscok (pisang coklat, lalu kami titip kewarung kampus) bersama sahabat kos saya Syahrul dan Hasan(*almarhum) kerja sama yang apik, mengoreng di kamar kosan kompor minyak tanah,berantakan bahkan sedikit gosong hehe.
Sayangnya hanya bertahan beberapa hari usaha patungan itu, tapi ini merupakan pengalaman berharga pertama saya kelak menjadi cikal bakal ngadepin team HRD dalam proses wawancara saya ke beberapa perusahaan beberapa tahun kemudian, mantap!.
Saya coba mengingat lagi, saya pernah usaha jualan pulsa berjalan dikampus, tukang instalasi listrik, menjadi kuli angkut muat dan bongkar material sisa bangunan gedung (dulu gedung auto2000 ada renovasi pindahin sisa material ke simpang Gia (*ini biasa jam malam/magrib sampe jam 11 malam), jadi seorang pramusaji AA Catering (dulu ini posisinya jalan bandara BIM sebelah kiri dari flay over), ngajar les kelas computer paket C (simapang Gia Padang).
teman-teman ini dalah deretan aktuality pengalaman kerja saya tengah kuliah tetap berjalan seperti gimana mestinya.
Catatan pekerjaan yang dijalanin tidak serta merta sekaligus ada, tapi dengan istilah mati satu tumbuh dua begitu seterusnya, karena kita harus jalanin kerjaan secara partime diluar jam kuliah.
sebagai mahasiswa yang dibekali fisik yang kuat untuk merantau, ya hanya sebatas ituitu. sisa nya berpandai-pandai (daya beradaptasi).
Jadi sesuatu kumpulan karya, proyek, atau pencapaian seseorang (individu, kelompok, atau organisasi) yang disajikan secara sistematis untuk menunjukkan kemampuan, keterampilan, dan pengalaman nyata dalam suatu bidang walaupun sekecil apapun itu asal halal, itulah yang dinamakan dengan “portofolio”.
Ini lah hal yang membantu banyak profesional dalam menaklukan si penguji dalam wawancara kerja baik skala nasional maupun internasional. Sekali lagi saya percaya terkait ini, akan banyak membantu.
Teman-teman bisa melatih diri bagaimana tetap survive ditengah pola zaman yang serba tidak pasti ini. Kalian juga bisa menjalani pendidikan nyambi partime, ambil porsi secukupnya dalam mengasilkan rupiah tambahan tampa harus menganggu produktifitas dalam belajar diperkuliahan.
ada pertanyaan, “Apakah dengan aktifitas tersebut membuat saya terlambat wisuda”?
Tidak! saya berhasil menyelesaikan perkuliahan dengan tepat waktu (6 Semester *Teknik).
Tahun berikutnya saya diterima bekerja di perusahaan industri multi nasional termansur di salah satu provinsi di sumatera, ajaibnya dengan cikal bakal portofolio diatas. jadi bahan yang diperhitungkan pastinya saat berhadapan dengan team HRD sebagai tanda kita punya mental bertahan hiudup yang mumpunimumpuni, tidak gampang menyerah.
Tidak menyerah sampe disitu, hingga pintu lain pun terbuka sampai lah ke perusahaan berikutnya, titik ini alhamdulillah.
Teman-teman mari ciptakan lalu “kumpulkan jejak portofolio versi kalian” apapun itu asal halal, maka “jejak” itu akan menjadi alasan buat kamu untuk melompat dan naik lebih tinggi lagi, hingga melontarkan kamu dari pijakan satu kepijakan lain.
Beriring dengan itu percayalah level mu akan perlahan naik, insyaAllah akan masuk ke golongan orang-orang yang beruntung (tingkat kehidupan hari ini lebih baik dari hari kemarin). semangat!
“Waktu yang bernilai memberikan kita pengalaman,lalu menciptakan dampak yang berarti”
Oleh: Farie





