Aroma kopi Arabica dimeja saya masih begitu smerbak khasnya, pagi ini agak berkabut. embun masih seperti biasa bagaimana berupaya menjadi seorang ayah yang benar-benar optimal setiap waktu yang diberikan baik pekerjaan rumah maupun kerjaan saya dikantor. harapan yang sama terhadap anak-anak bersekolah dengan produktif dan aktif baik dalam penyerapan ilmu maupun latihan-latihan keterampilan, besar harapan saya untuk lebih baik dari hari sebelumnya.
Pagi ini saya dan kita semua mengawali berbagai ragam aktivitas harian sesui Jobdesk masing-masing. Berangkat dari hal yang sederhana dan saya punya pandangan, apakah saya benar-benar sudah bekerja secara efektif selama ini? Apakah energi saya justru lebih banyak terbuang kehal-hal yang dampaknya “Nol”?
Sekarang saya melihat perbedaan semakin siknifikan dari beberapa Negara tetangga khususnya Singapura serta gebrakan China, contoh yang paling sederhana; saya sebagai pecinta badminton dari kecil dimana saya selalu ngikutin perkembanganya dari awal tahun 2000 an (*Lin Dan dan Taufik Hidayat waktu itu masih begitu sangat muda) hingga hari ini!.
artinya lebih kurang sudah 26 Tahun yang lalu, apa faktanya? selalu China yang mendominasi badminton dipentas Dunia. Ini baru “satu bidang” belum lagi soal “teknologi”, “budaya”, “hiburan”, “pembangunan” “energi terbarukan”, “otomotif”, “robotik” hingga “produk dalam negerinya” bahkan kita rasakan dan kita pakai hingga hari ini, betul?.
saya melihat salah satu kunci dari negara China adalah Negara yang memiliki Evektivitas tinggi.
Kenapa Efektifitas ini begitu krusial dalam sebuah perusahaan atau negara? ada beberapa hal yang saya fikirkan adalah;
Persaingan global ketat-Faktanya negera besar seperti Amerika, China , Jerman, Rusia saat ini negara-negara maju ini semakin gencar berlomba dalam inovasi teknologi, kecepatan produksi, Sumber Daya Manusia yang unggul, menekan biaya produksi, disinilah penentu siapa yang paling Efektif dimana dapat mencapai hasil yang paling maksimal dengan sumber daya yang minim.
Lalau bagaimana dengan indonesia?
Sumberdaya terbatas kebutuhan tidak terbatas-kita semua tahu mulai dari waktu,energi,SDM,Uang, semua itu sangat terbatas. sementara kebutuhan manusia hampir tidak ada batasnya.
Contohnya Perusaan Toyota sangat terkenal dengan sistem Produksinya Lean Manufacturing yang sangat terkenal efesien,dan kamu tau sendiri Indonesia salah satu pasar terbesarnya Toyota :) , contoh lain Amazon unggul dengan logistiknya sangat efektif dan terotomatisasi.
Lalu Kecepatan perubahan teknologi saat ini -dimanan AI,Big data,Energi terbarukan memaksa dan mendorong kita semua untuk ikut upgrade skill diri ,bila tidak Efektif dalam beradaptasi maka suatu perusahaan atau negara akan tertinggal.
Misalnya Korea Selatan dan Singapura mereka itu sangat fokus pada efisiensi system pedidikan dan industrialisasinya dimana agar selalu relevan dengan perkembangan global saat ini.
Menurut saya produktivitas adalah manivestasi dari kekuatan ekonomi-Artinya adalah dinegara maju kekuatan tidak selalu diukur dari SDM atau produktivitas perorangan, akan tetapi efektivitas akan meningkatkan Outpun per jam kerja, stabilitas ekonomi nasional, daya saing global, maupun nilai tambah ekonomi.
Terkahir adalah Era Digital menuntut presisi tinggi-saat ini kita tuh kerja sangat dituntut semuanya harus berbasis data, benar? korelasinya dimana? Contoh ketika suatu hari para Top management corporate mengeksekusi sebuah keputusan nah keputusan tersebut dipilih dan dibuat berdasarkan Analisis real time, Otomasi sistem, dan AI prediksi, artinya kita dituntut dalam pengambilan sebuah keputusan tidak boleh lambat dan tidak boleh salah arah. Jadi mari lakukan perubahan kecil itu terus berkelanjutan, dan efektivitas kecil itu kita mulai dari hari ini, dari sendiri. :)
“Waktu yang bernilai memberikan kita pengalaman lalu menciptakan ide dan dampak yang berarti”
Oleh: Farie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar